atribusi lingkungan
environmental attribution
Ringkasan Singkat
Atribusi lingkungan adalah proses kognitif di mana seseorang mengaitkan penyebab suatu perilaku atau peristiwa dengan faktor-faktor luar atau situasi di sekitarnya, bukan pada sifat internal individu.
Atribusi lingkungan berkaitan dengan cara individu menjelaskan penyebab dari suatu tindakan atau keadaan dengan merujuk pada kondisi lingkungan sekitar. Ini adalah lawan dari atribusi disposisional, di mana seseorang menyalahkan atau menghargai karakter pribadi atas sebuah hasil.
Misalnya, jika seseorang gagal dalam ujian, atribusi lingkungan akan membuat orang tersebut menyimpulkan bahwa kegagalan disebabkan oleh kebisingan di ruang ujian atau instruksi yang tidak jelas, bukan karena kurangnya kecerdasan. Konsep ini sangat penting dalam memahami persepsi tanggung jawab dan rasa bersalah dalam konteks sosial.
Dalam psikologi lingkungan, atribusi ini juga mencakup bagaimana orang memandang dampak perubahan iklim sebagai hasil dari sistem industri dan ekonomi (faktor eksternal) dibandingkan hanya perilaku konsumsi individu (faktor internal).
Referensi Yang Bisa Anda Gunakan
- APA Dictionary of Psychology
- Heider, F. (1958). The Psychology of Interpersonal Relations. Wiley.
Peringatan Sitasi Akademik
Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.